BERJUMPA DENGAN TUHAN

REALITA: Banyak kalangan yang menolak unsur jasmani dari Yesus yang bangkit. Mereka beranggapan, bahwa kebangkitan Kristus hanyalah sebuah peristiwa rohani semata.

Refleksi Biblis: Perjumpaan para murid dengan Yesus yang telah bangkit mengubah para murid yang awalnya terkejut dan takut, menjadi bersukacita. Sukacita itu terjadi setelah mereka mampu mengatasi keragu-raguan.

Keragu-raguan itu berfungsi apologetis, yaitu untuk menegaskan bahwa kesaksian para murid tentang kebangkitan bukan berdasar pada antusiasme belaka, melainkan pada pengalaman telah bertemu dengan Yesus sendiri. Yesus yang bangkit tidak berupa roh atau hantu, tetapi memiliki tubuh yang nyata: “Hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.”

Yesus pun menunjukkan luka-luka di tangan dan kaki-Nya. Dia pun makan sepotong ikan di depan pada murid. Penampakan itu sebagai jaminan obyektif dari pengalaman para murid dan misi apostolis mereka: “Kamu adalah saksi dari semuanya ini.” Obyek pemberitaan dan kesaksiannya adalah “semuanya ini”, yaitu semua perkataan dan pengajaran Yesus sewaktu masih bersama dengan mereka.

Rekonsiliasi: Kita terkadang ragu akan kebangkitan Yesus. Padahal Dia telah menampakkan diri dengan tubuh yang nyata kepada para murid-Nya. Mengapa? Apa mau kita sekarang?

Surip Stanislaus OFMCap
Gambar

zhishan.wordpress.com
 

HIDUPKATOLIK.com – Oktaf Paskah; Kis 3:11-26; Mzm 8; Luk 24:35-48

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: